Menu

Sekolah Internasional dengan Kurikulum IB dan Cambridge, Apa Bedanya?

Juli 19, 2019 - edukasi

Disaat memilih sekolah anak, orang tua sudah seharusna lebih teliti. Tak hanya menyangkut kebutuhan anak di masa depan, tetapi juga karena pilihan yang semakin banyak jenisnya. Selain sekolah negeri dan swasta contohnya, Anda juga dapat memilih sekolah internasional.

Jika memilih sekolah internasional, orang tua juga perlu memperhatikan kurikulum yang diterapkan sekolah tersebut. Misalkan saja kurikulum IB (International Baccalaureate) dan Cambridge International. Apakah perbedaannya?

International Baccalaureate (IB)

Situs resmi International Baccalaureate Organization membeberkan, sebelum resmi berdiri pada tahun 1968 di Geneva-Swiss, semenjak tahun 1962, International Schools Association (ISA) tengah mengadakan konferensi untuk membahas cara pengajaran yang lebih baik lagi, karenanya jadilah IB. Sampa  akhirnya, seiring berjalannya waktu, kurikulum ini kian banyak diterapkan di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Kurikulum ini punya tujuan membantu para peserta didik untuk berwawasan global, kreatif, mengoptimalkan kemampuan emosional, intelektual dan sosial, berkontribusi positif kepada lingkungan dan berbudaya.

Untuk mewujudkannya, IB mempunyai 4 program, adalah:

1. Primary Years Programme (PYP). Diperuntukkan bagi anak umur 3-12 tahun. PYP mendidik siswanya supaya aktif, peduli, menjadi pembelajar seumur hidup, mempunyai sikap bisa menghormati diri sendiri dan orang lain, serta berkemampuan untuk berpartisipasi dengan lingkungan sekitarnya. Pembelajarannya terdiri dari 6 subjek, antara lain: language, social studies, mathematic, arts, science dan personal, social, and physical education.

2. Middle Years Programme (MYP), adalah bagi anak 11-16 tahun. Pada program ini, bertujuan melatih siswa mengaitkan apa yang sudah mereka pelajari lewat minat dan akademik, dengan apa yang sedang diperlukan dunia menjadi praktek nyata. Pembelajarannya terdiri dari language acquisition, language and literature, individuals and societies, mathematics, design, arts, science dan physical and health education.

3. Diploma Programme (DP), diperuntukkan bagi anak 16-19 tahun, untuk mempersiapkan masuk ke perguruan tinggi dunia, yang dicapai selama dua tahun. Terdapat 6 kawasan akademis, antara lain: studies in language and literature, language acquisition, individuals and societies, sciences, mathematics, dan arts. Nantinya siswa bisa memilih 3 mata pembelajaran yang disukai, menjadi tingkat yang lebih tinggi (artinya dikerjakan dalam 240 jam), dan 3 sisanya tingkat standar (150 jam). Tujuannya untuk memperdalam bidang yang disukai.

4. Career-related Program (CP), juga diperuntukkan bagi anak berusia 16-19 tahun. Program ini pertama kali ditawarkan pada tahun 2012, lebih baru dibanding ketiga program yang sudah diceritakan di atas. Program ini berupaya menjawab keperluan siswa yang berkaitan dengan karirnya kelak. Persyaratan mengambil program ini, patut telah mengatasi minimal 2 IB DP courses berkaitan dengan bidang karir.

Baca Juga: https://www.ichthusschool.com/

Cambridge International

Cambridge Assessment International Education atau Cambridge International yakni bagian dari organisasi non profit Cambridge Assessment, University of Cambridge, Inggris.

Mengutip dari website Cambridge International, University of Cambridge-Inggris, menyusun ‘Sindikat Pemeriksaan Lokal’, yang kini diketahui Cambridge Assessment, lebih dari 150 tahun yang lalu. Tujuannya untuk meningkatkan standar dalam pengajaran dengan mengadakan ujian bagi bukan member universitas. Pertama kalinya adalah pada tahun 1858.

Tujuan dari kurikulum Cambridge Internasional, antara lain supaya buah anak bisa fasih berbahasa Inggris serta Indonesia, sanggup berkompetisi secara global, mempunyai pandangan internasional yang ‘berbeda’ di kancah dunia, serta memberi kesempatan bagi anak untuk belajar di universitas terbaik di dunia, kelak.

Kurikulum Cambridge International mengelompokan level belajarnya yang disebut Cambridge Pathway menjadi 4 bagian. Di antaranya:

1. Cambridge Primary untuk anak umur 5-11 tahun. Pada tahap ini anak akan diarahkan untuk dapat menempuh hal-hal yang semestinya sudah dapat ditempuh pada anak usia awal (primary education). Pembelajarannya yakni lewat bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama ataupun bahasa kedua, mathematics, science, Cambridge Global Perspectives and ICT.

2. Cambridge Lower Secondary untuk umur 11-14 tahun. Program lanjutan ini bertujuan untuk terus mengoptimalkan keterampilan anak, supaya lebih semakin mendalaminya, lewat English, mathematics, dan science selama tiga tahun ke depan.

3. Cambridge Upper Secondary untuk umur 14-16 tahun. Tahap ini yaitu lanjutan dari Cambridge Lower Secondary bagi siswa, yang dapat dipilih melewati 2 jalur yaitu Cambridge IGCSE ataupun Cambridge O Level. Untuk menempuh tahap ini, seseorang siswa tak diharuskan untuk menyelesaikan tahap Cambridge Lower Secondary.

4. Cambridge advanced untuk umur 16-19 tahun. Ini adalah tahap untuk mempersiapkan anak pada tingkat yang lebih tinggi, yaitu masuk ke universitas. Pada tahap ini, siswa juga diberikan pilihan melewati dua jalur: Cambridge International AS & A Level, and Cambridge Pre-U.

Lalu mana yang paling baik untuk sekolah anak?

Sesudah metliha penjabaran di atas, keduanya punya persamaan yaitu materi pembelajaran yang diberikan cenderung lebih sedikit, dengan tujuan supaya pembahasan materi bisa lebih mendalam. Siswa pun diberi kesempatan untuk memilih mata pembelajaran yang ingin lebih didalami, sesuai minat dan bakatnya.

Jika melihat dari kesibukan di sekolah, IB akan lebih sering bertemu dengan observasi dan praktek sebagai kegiatan sehari-harinya ataupun tugas akhir, sementara Cambridge International lebih fokus dengan akademisnya.

Jika anak senang berlama-lama dengan matematika, atau penasaran dengan komputer, maka sekolah dengan Cambridge International dapat menjadi jawabnya. Bila si kecil tampak senang bersosialisasi dan senang melakukan eksperimen, maka IB dapat dijadikan pilihan.

Bicara soal tujuan perguruan tinggi anak kelak jika berencana kuliah di luar negeri, mengutip website Cambridge International, keberhasilan dalam kualifikasi Cambridge kerap membawa siswa masuk ke universitas terbaik di dunia, seperti di AS, Inggris, Australia, Kanada, Jerman dan lainnya. Sementara IB juga banyak dipergunakan di negara-negara di Eropa.

jadi pertimbangan pula yakni biaya yangharus dipersiapkan, karena keduanya dikenal relatif tidak murah, sesuai dengan fasilitas yang diberikan.

Semoga penjabaran di atas bisa membantu dalam menentukan sekolah anak Anda.

Simak Juga: https://www.swa-jkt.com/